Apakah diam itu adalah suatu bentuk dari sebuah jawaban..? How do you think about it?
Apakah
hanya suatu bentuk usaha menghindar dari keharusan memberikan semacam
statement atau pernyataan yg sekiranya bisa menyakiti pihak lain..?
Hmm.. entahlah terkadang suka bingung sendiri menyimpulkan diamnya
seseorang.. Padahal pernyataan dia sangatlah penting untuk diketahui,
ya, hanya untuk diketahui dan berusaha dipahami, itu saja... terlepas
apapun sebenernya statement itu..
Atau mungkin suatu usaha
pengkondisian agar seseorang mundur dengan sendirinya, karena memang
mengharapkan seseorang itu jenuh utk menunggu sehingga memutuskan untuk
mundur saja dan gak ush memikirkan dan mengaharapkan jawabannya lg.. Dan
jg mengharapkan seorang lain itu sampai berfikir bahwa diam nya itu
adalah sudah merupakan suatu jawaban.. So, dengan kata lain yaitu
memaksa seseorang untuk mengambil suatu kesimpulan hanya dari sebuah
'diam'..
Seperti bermain2 dengan kesabaran dan perasaan seseorang... naif, egois dan pengecut? I don't know..
Mungkin
dilema, karena kita jg gak bisa memaksakan suatu kehendak kepada orang
lain.. but, seharusnya tidak membiarkan orang lain itu berada dalam
ketidakpastian yang membingungkan, sedangkan dirinya sendiri mempunyai
tanggung jawab untuk memberi tahu sesuatu yg sebenarnya kepada orang
lain itu..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar